Dampak Ekonomi Petani akibat Alih Fungsi Lahan Kakao menjadi Lahan Kelapa Sawit di Desa Karondang Kecamatan Tana Lili Kabupaten Luwu Utara

Rahmi Azizah Mudaffar

Sari


Alih fungsi lahan pertanian merupakan salah satu fenomena yang cukup banyak terjadi pada saat ini dalam pemanfaatan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keuntungan dan kelayakan usaha tani tanaman kakao dan tanaman kelapa sawit yang dikelola petani di Desa Karondang, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan R/C Ratio menunjukan bahwa tanamana kakao yaitu total penerimaan usaha tani (TR) Rp 2.812.259 dibagi dengan hasil total biaya usahatani (TC) Rp 2.093.700, menghasilkan 1,3 atau >1 yang berarti penghasilan 1 Bulan panen usahatani kakao tersebut menguntungkan. Sedangkan tanaman kelapa sawit dengan total penerimaan usaha tani (TR) Rp2.910.760 dibagi dengan hasil total biaya usahatani (TC)Rp 1.175.415, menghasilkan 2,5 atau >1 keduanya usahatani menguntungkan akan tetapi tanaman kelapa sawit lebih jauh menguntungkan 2,5 dibandingkan kakao.

Kata kunci : Alih Fungsi Lahan, Pendapatan, Kakao, Kelapa Sawit

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 2010. Laporan Akhir Kajian Revitalisasi Pertanian dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Petani Indonesia. Jakarta (ID) :BAPPENAS.

Ditjenbun (Direktorat Jenderal Perkebunan). 2014. Statistik Perkebunan Kakao Indonesia 2011-2013. Direktorat Jenderal Perkebunan, Jakarta.

Ditjenbun (Direktorat Jenderal Perkebunan). 2014. Kelapa Sawit jenis tanaman dari famili palmae dan sub famili Cocoideae http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/47322/Chapter%20II.pdf?sequence=4&isAllowed=y

Firdaus, Muhammad. 2008. Manajemen Agribisnis. Jakarta(ID): Bumi Aksara.

Hasibuan, A.M., Nurmalina,R. Dan Wahyudi,A. 2012. Analisis Kinerja dan Daya Saing Perdagangan Biji Kakao dan Produk Kakao Olahan Indonesia di Pasar Internasional. Buletin RISTRI,3(1):57-70.

Iqbal, M. Dan Dalimi, A. 2006. Kebijakan Pengembangan Agribisnis Kakao Melalui Primatani: Kasus Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Analisis Kebijakan Pertanian, 4(1):39-53.

Lestari. 2009. Konsep Terjadimya Alih Fungsi Lahan. Dalam Tinjauan Pustaka Universitas Sumatra Utara.

Mubyarto. 2010. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta(ID): LP3ES.

Pahan , I. 2007. Panduan Lengkap Kelapa Sawit: Manajemen Agribisnis Dari Hulu hinggga Hilir. Cetakan kedua. Jakarta: Penebar Swadya.

Putri R. 2009. Analisis Konversi Lahan di Kabupaten Tanggerang. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Purba JHV. 2010. Dampak Pajak Ekspor Crude Palm Oil terhadap Industri Minyak Goreng Indonesia [disertasi]. Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor.

Ririn,A. danNurdiyani,F.2007.Integrasi PasarKakaoIndonesia. Jurnal Agribisnis danEkonomi Pertanian,1(2):1-12.




DOI: http://dx.doi.org/10.30605/perbal.v8i2.1535

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.