UJI PROTEIN TEMPE BIJI NANGKA (Artocarpus heterophyllus L.)

Suhaeni Suhaeni

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein tempe biji nangka berdasarkan perbedaan konsentrasi sari buah nanas. Pengukuran kadar protein pada tempe biji nangka menggunakan metode biuret (spektrofotometri) yaitu yang didasarkan pada pengukuran serapan cahaya berwarna ungu dari protein yang bereaksi dengan pereaksi biuret. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bahan Alam dan Laboratorium Sel dan Jaringan Universitas Cokroaminoto Palopo. Menggunakan 4 perlakuan yaitu P0(tanpa sari buah nanas), P1(50 mL sari buah nanas), P2(100 mL sari buah nanas) dan P3(150 mL sari buah nanas). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase kadar protein tempe biji tertinggi yaitu P3 (150 mL sari buah nanas) sebesar 49,013%. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa semakin tinggi volume sari buah nanas yang digunakan semakin tinggi pula kadar proteinnya.

 

Kata kunci: tempe, sari nanas, protein.

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Direktorat Gizi Depkes RI. 1996. Daftar Komposisi Bahan Makanan. Bhratara Karya Aksara. Jakarta.

Dwinaningsih, E.A. 2010. Karakteristik Kimia dan Sensori Tempe dengan Variasi Bahan Baku Kedelai/Beras dan Penambahan Angkak Serta Variasi Lama Fermentasi. UNS. Surakarta.

Enny, K.B.S., S. Winarti, dan A. Sukristianto. 2008. Pemanfaatan Ikan Mujair dalam Pembuatan Hidrolisat Protein Ikan (HPI) dengan Menggunakan Crude Bromelin. Jurnal Neptunus vol 14: 144. Surabaya.

Fadillah, Achmad. 2009. Pengembangan Produk Turunan Nangka Melalui Pemanfaatan Biji Nangka Sebagai Bahan Baku Roti Varonyil(Variasi Roti Unyil) Yang Sehat. Program Kreativitas Mahasiswa Institut Pertanian Bogor. Bandung.

Gaman, M., dan Sherrington, K.B. 2001. Ilmu Pangan (Pengantar Ilmu Pangan,Nutrisi dan Mikrobiologi), Edisi Kedua. Gadjah Mada Universitas Press. Yogyakarta.

Pracaya. 2011. Kiat Sukses Budi Daya Nanas. Marga Borneo Trigas. Kalimantan Barat.

Shilvia, H.,Ulya. 2014. Pengaruh Penambahan Ektrak Kulit Nanas (Ananas comosus L.Merr) Terhadap Kadar Protein Pada Daging Ayam Kampung. Skripsi. UIN Sunan Kalijaga. Yogyakarta.

Sri, S., dan Sylvia J., S. 2008. Potensi Limbah Nanas untuk PeningkatanKualitasLimbah lkan Tongkol sebagai Bahan Pakan Unggas. Jurnal Animal Production. Fakultas Peternakan Universitas Jendral Sudirman. Purwokerto.

Winarno, F.G. 1993. Pangan: Gizi, Teknologi dan Konsumen. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.