PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING DAN MODEL KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 LUWU TIMUR

Adam Adam, Hamzah Upu

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 7 Luwu Timur sebelum dan setelah diajar dengan model discovery learning, 2) prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 7 Luwu Timur sebelum dan setelah diajar dengan model kooperatif tipe student teams achievement division (STAD), 3) apakah terdapat perbedaan prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model doscovery learning dan prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model kooperatif tipe student teams achievement division (STAD). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, masing-masing sampel kelas yang terpilih diajar dengan model pembelajaran berbeda, kelas eksperimen diajar dengan model pembelajaran discovery learning sedangkan kelas kontrol diberi model kooperatip tipe STAD. Penelitian ini dilakukan di kelas X SMA Negeri 7 Luwu Timur, semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pretest, dan posttest. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian diperoleh: 1) Prestasi belajar siswa sebelum diajar dengan model discovery learning berada dalam kategori sangat rendah dengan rata-rata sebesar 34,8 dan prestasi belajar siswa setelah diajar dengan model discovery learning berada dalam kategori tinggi dengan rata-rata sebesar 80. 2) Prestasi belajar siswa sebelum diajar dengan model kooperatif tipe student teams achievement division berada dalam kategori sangat rendah dengan rata-rata sebesar 37,88 dan prestasi belajar siswa setelah diajar dengan model kooperatif tipe student teams achievement division berada dalam kategori tinggi dengan rata-rata sebesar 75,79. Dan 3) Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai probabilitas sebesar 0.31. Karena probabilitas (0.351) > 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model discovery learning dibandingkan prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD).

Kata Kunci: Discovery learning, student teams achievement division (STAD), dan prestasi belajar.

Full Text:

Untitled

References


Alwi, H. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Depdikbud. 2013. Teknik Penilaian di SD. Ditjen Dikti Depdiknas. Jakarta.

Dina, A., dkk. 2015. Implementasi Kurikulum 2013 pada Perangkat Pembelajaran Model Discovery Learning Pendekatan Scientific Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Materi Geometri Smk. Jkpm, 2(1), 22-31.

Hosnan. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21.Ghalia Indonesia. Bogor.

Kurniasih, I., & Sani, B. 2014. Sukses Mengimplementasikan Kurikulum 2013. Kata Pena. Jakarta.

Kusumawati, H. dan Mawardi. 2016. Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dan STAD Ditinjau dari Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 6(3): 251-263. (Online), http://ejournal.uksw.edu/scholaria/article/view/550/357. Diakses pada 3 Januari 2018.

Muhammad, N. 2016. Pengaruh Meotde Discovery Learning untuk Meningkatkan Representasi Matematis dan Percaya Diri Siswa. Jurnal Pendidikan Universitas Garut 09(01), 9-22.

OECD. 2012. PISA 2012 Results in Focus. Programme for International Student Assessment, 1-44. (online). https://www.oecd.org/pisa/keyfindings/pisa-2012-results-overview.pdf. Diakses 6 Desember 2017.

Saragih, S. 2013. Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA/MA di Kecamatan Simpang Ulim Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 19(2): 174-188.

Slavin, R. E. 2005. Cooverative Learning: Teori, risek dan Praktik. Nusa Media. Bandung.

Syah, M. 2008. Psikologi Pendidikan. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Invatif Progresif. Kencana Prenada Group. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.30605/pedagogy.v4i1.1428

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Adam Adam, Hamzah Upu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.