PERTUMBUHAN TANAMAN KAKAO HASIL SAMBUNG SAMPING (SIDE GRAFTING) PADA JUMLAH SAMBUNGAN DAN LINGKAR BATANG YANG BERBEDA

Erna Halid, Syatrawati Syatrawati, Amriani Hambali

Sari


Penelitian dilaksanakan dilaksanakan pada bulan Mei sampai November 2017 di kebun rakyat di desa Lambarese, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pertumbuhan hasil sambung samping tanaman kakao pada berbagai metode sambungan dengan melihat dinamika pertumbuhan pasca penyambungan. Ada dua hubungan yang ingin dilihat pada penelitian ini, yang pertama perpaduan antara jumlah sambungan per pohon dan lingkar batang. Aspek pertama perlakuan terdiri dari dua faktor dimana faktor pertama adalah Jumlah sambungan per pohon terdiri dari:S1 : 3 sambungan perpohon S2 : 2 sambungan perpohon S3 : 1 sambungan perpohon. Faktor kedua yaitu lingkar batang (D) yang terdiri dari : D1 : 3 cm lingkar batang D2 : 3,5 cm lingkar batang D3 : 4 cm lingkar batang . Aspek Pengamatan kedua adalah Hubungan antara Jumlah sambungan dan Ketinggian posisi sambungan. Ketinggian sambungan (T) terdiri dari: T1=45 cm ketinggian sambungan T2 =75 cm ketinggian sambungan T3=105 cmketinggian sambungan. Hasil penelitian menunjukkan tanaman kakao yang di sambung samping (side grafting) dengan 2 jumlah sambungan dan 3 cm lingkar batang akan memberikan jumlah tunas yang lebih banyak dengan rata-rata 1,53 buah dan 3 jumlah sambungan dan 3 cm lingkar batang akan memberikan panjang tunas yang lebih baik dengan rata-rata 5,39 cm. Sedangkan untuk ketinggian terbaik diperlihatkan oleh ketinggian sambungan 45 cm dari pangkal batang dengan menghasilkan panjang tunas rata-rata 5,62 cm.

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Anonim1. 2010. Teknologi Sambung Samping Kakao. http://bercocok-tanam-kakao.blogspot.com/2010/02/teknologi-sambung-saping-kakao.html. Diakses pada tanggal 21 januari 2012.

Anonymus, 2013. Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kakao (Theobroma cacao L). Petani Hebat.htm

Rubiyo, 2010. Budidaya dan Pasca Panen Kakao. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Bogor.

Kadir, M., 2011. Pertumbuhan Hasil Sambung Samping Tanaman Kakao dengan Ketinggian Pemotongan Batang Utama Yang Berbeda. J. Agronomika (2011) Vol 1 No.2, 113-118

Karmawati Elna, Zainal Mahmud, M. Syakir, S. Joni Munarso, I Ketut Ardana,

Limbongan J, Kadir S, dan Sanggola P. 2010. Kajian Tingkat Keberhasilan Sambungan Pada Penerapan Teknologi Sambung Samping Tanaman Kakao Di Sulawesi Selatan. Buletin Inovasi dan Informasi Pertanian. Sulawesi Selatan www. sulsel. litbang. deptan.go.id

Mars Cocoa Clinik, 2010. Penanaman Ulang. PT. Mars Incorporated. Tarengge, Luwu Timur.

Mars Cocoa Development Centre, 2014. Peremajaan Kakao dan Praktek Perkebunan yang Baik. PT. Mars Incorporated, Tarengge, Luwu Timur.

MCDC, 2016. Metode Penyemprotan pada Tanaman Kakao. PT. Mars Incorporated. Tarengge, Luwu Timur.

Pelita Perkebunan. 2009. Peremajaan Tanaman Kakao dan Praktek Perkebunan yang Baik. Mars Incorporated, Sulawesi Selatan

PPKKI, 2010. Panduan Lengkap Budidaya Tanaman Kakao. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 2015. : KAKAO: Sejarah, Botani, Proses Produksi, Pengolahan, dan Perdagangan. http://Syarat.tumbuh.kakao. Diakses pada 05 Juli 2017.

Puslitkoka, 2014. Dua Klon Super Asal Luwu Utara. http://kakao.indonesia.com. Diakses pada tanggal 12 Juli 2017.

Puslitkoka, 2017. Syarat Mendapatkan Benih Kakao Unggul MCC 01 dan MCC 02. http://kakao.indonesia.com. Diakses pada tanggal 05 Juli 2017.

Siregar dkk., 2009. Jaringan Tumbuhan. Universitas Lampung. Bandar Lampung

Sunanto, Hatta. 1992. Budidaya Cokelat, Pengolahan Hasil, dan Aspek Ekonominya. Kanisius. . Yogyakarta

Wahyudi. 2008. Panduan Lengkap Kakao Manajemen Agribisnis Dari Hulu Hingga Hilir. Penebar Swadaya, Depok.

Warintek. 2006. Potensi Kakao. (Online)(http://warintek.progressio.or.id. Diakses tanggal 21 Februari 2012)

Winarsih. S. 2009:Peremajaan Tanaman Kakao (Theobroma cacaoL.)..http//www.google.com.Diakses 28 November 2011).

Yana Risna Ningsih, 2015. Survei Karakteristik Morfologi Klon Kakao Unggulan Di Desa Tarengge Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur. Tugas Akhir. Pangkep.

Zaenuddin, 2012. Panduan Lengkap Budidaya Tanaman Kakao. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Jakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 25 times
Tidak berjudul - 26 times