PENGEMBANGAN SISTEM KELOMPOK HOME INDUSTRY KRIPIK TEMPE PADA DESA BANGUN JAYA

Asriany Asriany

Sari


Masalah kemiskinan di Indonesia ditandai oleh rendahnya mutu kehidupan masyarakat yang ditunjukan oleh masih rendahnya indeks pembangunan masyarakat. Untuk mengantisipasi semakin meningkatnya masyarakat miskin, maka salah satu upaya perguruan tinggi melalui penerapan KKN-PPM guna membuka peluang seluas-luasnya dalam membantu masyarakat untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya manusia yang cukup handal. Home industry kripik tempe di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur memberdayakan masyarakat melalui rekruitmen warga sekitar yang didominasi oleh ibu rumah tangga sebagai tenaga kerja, meliputi bagian produksi dan pemasaran. Olehnya itu, dibutuhkan strategi pemberdayaan industri kecil meliputi strategi manajemen inovasi dan teknologi, pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga, dan anak remaja yang putus sekolah. Adapun target terhadap rencana kegiatan KKN-PPM ini adalah agar semua masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik melalui pengembangan sistem kelompok home industry, sehingga mampu menaikkan pendapatan masyarakat. Rencana KKN-PPM untuk merealisasikan tujuan tersebut adalah mengunjungi kelompok/masyarakat yang akan dibina, membentuk binaan berupa kelompok home industry kripik tempe, melakukan pelatihan mutu produk, pembuatan kemasan, pelatihan analisis usaha, dan pengembangan usaha.
Kata Kunci: Home industry, Kripik tempe

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Basrowi. 2005. Pengantar Sosiologi. Bogor: Ghalia Indonesia.

BelshawCyril, S. 1981. Tukar Menukar Tradisional dan Pasar Modern. Jakarta: PT Gramedia.

Sutedjo, Budi dan Oetomo, Dharma. 2002. Perancangan dan Pengembangan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andipress.

Damsar. 2002. Sosiologi Ekonomi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Ditbinlitabnas. 1996. Pedoman Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Perguruan Tinggi, Ditjen Dikti. Jakarta:Depdikbud.

Joyomartono, Mulyono. 1989. Perubahan Kebudayaan dan Masyarakat dalam Pembangunan. Semarang: IKIP Semarang Press.

Pasaribu dan Simadjuntak. 1982. Sosiologi Pembangunan. Bandung: Tarsito.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 38 times
Tidak berjudul - 150 times