UJI EFEKTIVITAS LIMBAH KULIT DURIAN SEBAGAI ADSORBEN TUMPAHAN MINYAK PELUMAS

Nururrahmah Nururrahmah, Rosnita Rosnita

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan limbah kulit durian sebagai adsorben pada tumpahan minyak pelumas berdasarkan waktu optimum dan massa optimum dari limbah kulit durian yang digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah proses adsorpsi dengan melakukan variasi massa limbah kulit durian, yaitu 4, 6, dan 8 gram. Massa optimum yang diperoleh kemudian digunakan untuk melakukan variasi waktu yaitu 1, 2, dan 3 jam untuk memperoleh waktu optimum penyerapan minyak oleh limbah kulit durian. Limbah kulit durian diambil dari pasar-pasar di Kota Palopo dan minyak pelumas (oli bekas) diperoleh dari bengkel di Kota Palopo. Data yang diperoleh dianalisis dengan menghitung efisiensi daya serap limbah kulit durian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah kulit durian mampu menyerap minyak oli bekas dengan efisiensi penyerapan sebesar 88,76% pada waktu optimum penyerapan selama 2 jam dengan massa limbah kulit durian sebanyak 4 gram.
Kata Kunci: kulit durian, adsorben, minyak pelumas, efektivitas

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Afliza,Oktaviani. 2000. Penggunaan Eceng Gondok untuk Menyerap Limbah Organik. Jurnal Teknik Kimia UNSRI. Indralaya.

Aguilera, F., Mendez, J., Pasaro, E., and Laffon, B. 2010. Review on the Effects of Exposure to Spilled Oils on Human Health. Journal of Applied Toxicology. 10.1002/jat.1521.

Arisandi, Darmanto, Priangkoso. 2012. Analisa Pengaruh Bahan Dasar Pelumas terhadap Viskositas Pelumas dan Konsumsi Bahan Bakar. Universitas Wahid Hasyim Semarang. Semarang.

Bina, Tim Karya Tani. 2008. Pedoman Bertanam Buah Durian. CV. Trama Widya. Bandung.

Culbertson, J.B., Valiela, I., Pickart, M., Peacock, E.E., and Reddy, C.M.

Longterm Consequences of Residual Petroleum on Salt Marsh Grass. Journal of Applied Ecology 45(4): 1284-1292.

Carmen Marti, M., Daymi Camejo, Nieves Fernandez Garcia. 2009. Effect of Oil Reinery Sludges on the Growthand Antioxidant System. Journal of Hazardous Materials. 171 p 879-885.

Djaeni, M, Aji P. 2010. Kelayakan Biji Durian sebagai Bahan Pangan Alternatif: Aspek Nutrisi dan Tekno Ekonomi. (Jurnal online), Vol 4 (11): 3745.

Edi, Iswanto, Wiloso. 2010. Uji Metode Analisis Minyak Terdispersi dalam Air. Jurnal Teknologi Indonesia. No.262/AU/P2MBI/05/2010.

Faisol, Asip, Rosa, Sekar, Sari, Afrizal, Roby. 2008. Pembuatan Oli Adsorbant dari Eceng Gondok. Jurnal Teknik Kimia. No. 4, Vol. 15.

Fakhrudin. 2004. Dampak Tumpahan Minyak pada Biota Laut. Career

Development Network. Faculty of Engineering University of Indonesia. Jakarta.

Ferdinan, Delesev, Ginting. 2008. Pengujian Pendinginan Adsorpsi Evaporasi. Jurnal Teknik Universitas Indonesia.

Laskar. 2012. Pengelolaan Limbah Bengkel dan Oli Bekas. Jurnal Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim. Vol.7, hal. 5 – 10. Semarang.

Nuryatini. 2010. Uji Metode Analisis Minyak Terdispersi dalam Air.

Jurnal Teknologi Indonesia. No.262/AU/P2MBI/05/2010.

Prahasta, A. 2009. Agribisnis Durian. CV. Pustaka Gravika. Bandung.

Soedarya, Prahasta Arief. 2009. Budidaya Usaha Pengolahan Agribisnis Durian. CV Pustaka Grafika. Bandung.

Soenarno. 2011. Pengelolaan Limbah. IWF Peduli Pelestarian Alam. Jakarta

Untung, Onny. 2005. Durian untuk Kebun Komersial dan Hobi. Penebar Swadaya. Jakarta.

Violet, Hatta. 2007. Manfaat Kulit Durian Selezat Buahnya. Jurnal. UNLAM. VOL 5. NO 1, 2009: Hal 52 – 57.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.