GLOTOKRONOLOGI BAHASA MASSENREMPULU DAN BAHASA MANDAR

Suparman Suparman, Charmilasari Charmilasari

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kekerabatan dan waktu pisah antara bahasa Massenrempulu dan bahasa Mandar. melihat waktu pisah sebuah bahasa terlebih dahulu dahulu dilihat bagaimana hubungan kekerabatannya dengan teknik leksikostatistik,. Leksikostatistik dapat dibatasi sebagai: suatu teknik yang berusaha menemukan keterangan-keterangan (data-data) untuk suatu tingkat waktu yang agak tua dalam bahasa guna menentukan usia bahasa dan pengelompokan bahasa-bahasa. Objek yang menjadi data penelitian ini adalah tuturan bahasa Massenrempulu dan bahasa Mandar yang dipakai oleh penutur dan penduduk asli. Setiap informan diberikan draf daftar 200 kosa kata Swadesh untuk diterjemahkan berdasarkan bahasa masing-masing (Massenrempulu dan bahasa Mandar). Setelah itu data yang berupa 200 kosakata swadesh di analisis dengan menggunkan teknik leksikostatik berdasrkan kajian linguistic historis komparatif. Dari hasil pemaparan di atas, telah diketahui bahwa bahasa Massenrempulu dan bahasa Mandar memeiliki tingkat kekerabtan sebesar 32 %. Dari hasil penghitungan secara glotoklronologi, masa pisah antara bahasa Massenrempulu dengan Mandar antara 584 dan 908 tahun atau antara 1429 hingga 1105 tahun.

Kata kunci: leksikostatistik, hubungan kekerabatan, grotokonogi

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Dola, Abdullah. 2008. Linguistik Komparatif. Makassar. Badan Penerbit UNM

Komang, I Ardana. 2011. Korespondensi Fonem Proto-Austronesia dalam Bahasa Kaili dan Bahasa Uma di Sulawesi Tengah. Tesis. Universitas Udayana Denpasar

Yos, Iyo Fernades. 1996. Relasi Historis kekerabatan Bahasa Flores Kajian Linguistik Historis Komparatif Terhadap Sembilan Bahasa Di Flores. Jakarta. Nusa Indah


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.