Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa di Kelas IV SDN 07 Manding melalui Pendekatan Proses Model Simulasi Kreatif

Fatimah Yasmin

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk meningkakan kemampuan membaca pemahaman di kelas IV dengan pendekatan keterampilan proses model simulasi kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Manding. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif.. Rancangan penelitan tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan observasi Berdasarkan hasil tes formatif yang diberikan di akhir pembelajaran pada siklus I, terlihat adanya peningkatan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan data awal hasil belajar siswa pada pra penelitian. Dimana nilai rata-rata siswa hanya 60,75 dengan ketuntasan belajar siswa 35%, sedangkan pada siklus I ini, nilai rata-rata siswa mencapai 72 dengan ketuntasan belajar mencapai 60% dari 20 siswa. Pada siklus II, rata-rata kelas mengalami peningkatan yakni mencapai 81, dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 93,32%. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pendekatan keterampilan proses model simulasi kreatif tersebut dalam membaca pemahaman mengalami peningkatan

Kata kunci: Model Simulasi Kreatif, Membaca Pemahaman, dan Keterampilan Proses

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Abimanyu, S. 2006. Stratgei Pembelajaran. Jakarta: Depdikbud.

Arifin, Z. 2009. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Arikunto, S; Suharjdono & Supardi. 2010. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Depdiknas. 2006. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Tingkat SD/MI. Jakarta : BNSP.

Dimyati dan Mudjiono. 1999. Belajar dan Pembelajaran, Jakarta: Rineka Cipta. [6] Fogarty & Robin. 1999. Think Pair Share. (online) : www.browark.k l 2.fl.us.

diakses 15 September 2014.

Hamalik, O. 2008 .Proses Belajar Mengajar.Bandung: Bumi Aksara.

-----------. 2008 . Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem . Bandung: Bumi Aksara.

Herimanto & Winarno. 2008. Ilmu Sosial & Budaya Dasar. Jakarta Timur: Bumi Aksara.

Hopkins, D. 2008. Panduan Guru Penelitian Tindakan Kelas. Terjemahan Achmad Fawaid. 2011. Yogya: Pustaka Pelajar. Diakses 15 September 2014.

Kemmis,S & McTaggart, R. 1988. The Action Research Planner. Victoria: Deakin University.

Kusuma, Wijaya. d.k.k. 2009. Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Malta Printindo.

Latri. 2003. Pembelajaran Bangun Ruang Secara Konstruktivisme dengan Menggunakan Alat Peraga Kelas IV SDN 10 Watampone, Tesis tidak Diterbitkan. Malang: Universitas Negeri Makassar.

Lie, A. 2004. Cooperative Learning. Jakarta: Gramedia.

Purwanto. 2009. Evaluasi Hasil Belajar. Yogya: Pustaka Pelajar.

Sagala, S. 2009. Konsep dan Makna Pembelajaran.Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, W. 2006.Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan.Jakarta: Kencana Prenada Medai Group.

Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rajawali Pers.

Sarlin, M. 2013. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Berbasis Dialog di SDN Girimoyo 03 Karangploso Kabupaten Malang. Tesis tidak diterbitkan. Malang: PPs Universitas Negeri Malang.

Susilo,M Joko.2006. Gaya Belajar Menjadikan Makin Pintar. Yogyakarta : Pinus.

Sudjana,N. 2005.Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT RemajaRosdikarya.

Universitas Negeri Malang. 2010. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Malang: Kementrian Pendidikan Nasional Universitas Negeri Malang.

Widoyoko, E. 2009. Evaluasi Program Pembelajaran: Panduan Praktis Bagi Pendidik. Yogya: Pustaka Pelajar.

Yaba. 2006. Ilmu Pengetahuan Sosial I . Makassar: PGSD FIP UNM


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.