MEMBANGUN EKOWISATA DAN EKONOMI KREATIF BERBASIS MASYARAKAT DAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN

Andi Ima Kesuma

Sari


Sebagai bagian dari destinasi wisata sejarah dan juga memiliki wisata alam yang memadai, mulai dari pemerintah, pengerajin, pengusaha, penggerak wisata dan budaya, intelektual, agamawan, budayawan, memiliki tanggung jawab yang sama guna mengembangkan ekowisata dan ekonomi kreatif lokal berdasarkan local genius-nya di Tana Luwu. Menghadapi MEA, tentunya tidak sedikit kendala dan tantangan yang harus dihadapi, terutama sekali berkaitan dengan masih kurangnya SDM yang kompetitif. Namun peluang untuk dapat bersaing dengan mengembangkan potensi lokal dalam membangun ekowisata dan ekonomi kreatif yang terus digerakkan sepertinya akan menjadi daya tarik tersendiri. Dalam paper ini coba dijelaskan mengenai tantangan-tantangan, peluang, konsep pengembangan ekowisata dan ekonomi lokal, serta bagaimana seharusnya pengembangan tersebut diaplikasikan.

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Anonim. 2009. Prinsip dan Kriteria Ekowisata Berbasis Masyarakat. Kerjasama Direktorat Produk Pariwisata Direktorat Jendral Pengembangan Destinasi Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dan WWF-Indonesia.

Andi Ima K & Lalu Murdi. 2015. Napas Budaya dari Timur Nusantara (Sejarah dan Sosial Budaya Masyarakat di Sulawesi dan Pulau Lombok). Mataram: Arga Puji Press.

Adi Anggara S. 2015. Ekonomi Kreatif, Meningkatkan Daya Saing Indonesia dalam Menghadapi MEA 2015. Dalam http://www.beastudiindonesia.net/. Diakses 5-5-2015.

Dadang Supardan. 2011. Pengantar Ilmu Sosial Sebuah Kajian Pendekatan Struktural. Jakarta: Bumi Aksara.

Gumelar S. Sastrayuda. 2010. Hand Out Mata Kuliah Concept Resort And Leisure, Strategi Pengembangan dan Pengelolaan Resort and Leisure. TTT: TP.

Iwan Nugroho. 2010. Pengembangan Ekowisata dalam Pengembangan Daerah.

Kelompok Kerja Indonesia Design Power-Departemen Perdagangan. 2008. Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025. Jakarta: Departemen Perdagangan Republik Indonesia.

Nasikun. 2011. Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: Rajawali Pres.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.