MENINGKATKAN VO2MAX MELALUI LATIHAN PENCAKSILAT PADA WARGA LANSIA DI KOTA PALOPO

Firmansyah Dahlan, Firman Patawari

Sari


Penelitian: Lansia adalah proses penuaan yang diawali pada penurunan fungsi organ tubuh, Lanjut usia (lansia) menurut World Health Organitation (WHO), middle age 45 - 59 tahun, elderly 60 - 74 tahun, old 75 - 90 tahun, very old diatas 90 tahun. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan lansia pada kategori middle age 45 - 59 tahun. Adapun penelitian ini bertujuan meningkatan VO2Max pada masyarakat Lanjut Usia. Daya tahan kardiovaskuler (VO2Max) adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistem jantung, Solusi yang ditawarkan yakni latihan Jurus Mawar yang dalam Pencaksilat, latihan ini mengandung gerakan yang mengatur dan melatih sistem pernafasan. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan (treatment), melibatkan dua variable yakni variable independent (X) latihan Jurus Mawar dan variable dependent (Y) Daya tahan kardiovaskuler (VO2Max). Populasi sebanyak 9.532 orang, kemudian ditarik menjadi sampel menggunakan teknik sampling purposive menghasilkan 45 orang. Instrument tes adalah Aerobik Test. Hasil Penelitian: Ada pengaruh yang signifikan pada kelompok Latihan Jurus Mawar Pencaksilat terhadap Daya tahan kardiovaskular (VO2Max) lanjut usia (Lansia), t-hitung -3,688 > t-tabel 2,015 sedangkan nilai Sig .001 < α 0,05 dan nilai rata-rata postest dibandingkan nilai rata-rata pretest (µA1 1515.56 < µA2 1608,89) selisih -93,333. Disimpulkan bahwa H0: μ A2 ≤ µ A1di tolak dan H1: μ A2 > µ A1 diterima.

Kata Kunci : VO2Max, Pencaksilat, Lansia.

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Kemensos. 2013. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan, Gambaran Kesehatan Lanjut Usia di Indonesia. Jakarta.

Mukholid, A. 2007. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Surakarta. PT. Ghalia Indonesia Printing.

Rohmah, Purwaningsih & Bariyah. 2012. Kualitas Hidup Lanjut Usia. Jurnal Keperawatan, ISSN 2086-3071.

Restuian. R, A & Faruk. Mohammad, 2009. Perbandingan Tingkat Kapasitas Oksigen Maksimal (Vo2max) Tim Futsal Buana Mas Fc Dengan Askhara Fc Di Surabaya. Journal of sport sciences and fitness 1 (1), 21-28.

Ardianto, S. Damayanti, I. & Rahayu, N. I. 2013. Hubungan Antara Antropometri Tubuh Dengan Kelincahan (Agility) Dan Daya Tahan Kardiovaskular (Vo2max) Pada Olahraga Basket(Studi Deskriptif Terhadap Eskul Basket Smpn 1 Cikaum Kabupaten Subang) Jurnal Ikor ,Volume 1 Nomor 3.

Sudarsono, S. 2011. Penyusunan Program Pelatihan Berbeban Untuk Meningkatkan Kekuatan. Jurnal Ilmiah SPIRIT, ISSN; 1411-8319. Vol. 11 No. 3. 31-43.

Reilly, T. 2007. The Science Of Training Soccer: A Scientifik Approach and Endurance. New York: Routledge Taylor ank Francis, London and New York.

Yudiana, Yunyun. Subardjah, Herman dan Juliantine, Tite. 2013. Latihan Kondisi Fisik. Artikel. http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q= komponen% 20kondisi%20 fisik%20dalam%20olahraga.

Suryabrata. 2014. Metodologi Penelitian. Jakarta: Rajawali Pers.

Arikunto. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. 2012. Statistik UntukPenelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Widiastuti. 2011. Tes dan Pengukuran Olahraga. Jakarta. PT. Bumi Timur Jaya.

Ridwan. 2013. Metode & Teknik Menyusun Proposal Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Hariono, A. 2010. Studi Perbandingan Dalam Melatih Teknik dan Taktik Dalam Pencak Silat, Jurnal Olahraga Prestasi, Volume, 2 (2), 15-21.

Nugroho, A. 2004. Tes Keterampilan Pencak Silat Bagi Mahasiswa A FIK-UNY, Jurnal Olahraga, Volume, 10, Edisi April 2004 42-55.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 15 times
Tidak berjudul - 13 times