IDENTIFIKASI SPESIES LALAT BUAH (BACTROCERA SPP) PADA TANAMAN HORTIKULURA DI KABUPATEN WAJO

Sulfiani sulfiani

Sari


Penelitian bertujuan untuk mengetahui spesies lalat buah yang menyerang pada komuditi buah dikabupaten Wajo. Buah-buah seperti Mangga, Sukun, Nangka, Belimbing, Jambu air, Pepaya, Cabai rawit, Cabai, Tomat dan Gambas yang memperlihatkan gejala serangan dikumpulkan. Sampel kemudian ditempatkan dalam kantong plastik berbeda tiap komuditi dan dibawa ke Laboratorium Hama Jurusan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. Sampel dimasukkan kedalam stoples yang berisi pasir dan tanah. Stoples dilapisi bahan yang berwarna gelap. Stoples tiap hari diperiksa untuk kemunculan imago. Imago yang muncul kemudian dimasukkan kedalam botol pembunuh (killing jar) yang berisi tissu dan etil asetat. Spesimen ditempatkan dibawah mikroskop untuk diperiksa karakter morfologinya dan ditentukan spesiesnya . hasil pengamatan menunjukkan bahwa spesies lalat buah yang ditemukan yaitu Bactrocera dorsalis pada Mangga, Cabe rawit, Cabai di semua kecamatan. Batrocera papayae ditemukan menyerang Cabe di kecamatan Sabbangparu. Bactrocera albistrigatusditemukan pada Jambu air di semua kecamatan. Bactrocera umbrosa ditemuka pada Sukun disemua kecamatan dan Nangka di Kecamatan Tempe. Drosophilla melanogaste: 1). Menyerang Mangga disemua kecamatan:2) Pepaya di kecamatan Tanasitolo, Tempe dan Pammana: 3) nangka di kecamatan Tanasitolo dan Sabbangparu: 4) Belimbing di kecamatan Tanasitolo, Tempe dan Pammana: 5) Tomat di kecamatan Tanasitolo dan Sabbangparu.
Kata Kunci : lalat buah, Spesies, Wajo

Teks Lengkap:

Untitled (English)

Referensi


Anonim. 2011. Evaluasi daerah sebar opt/optk pada tanaman perkebunan, pangandan hortikulturahttp://webcache.googleusercontent.com. Diakses pada tanggal 20 Desember 2011. Borror, Dj.,Triplehorn CA., and Grindlla.1992.Introdulction to the study of insect. Sixth Edition. Horcout Brace Collage Publisher for Wonth USA. Kuswadi. 2001. Pengendalian Hama terpadu lalat buah di sentra produksi mangga kabupaten Takalar dengan teknik serangga mandul (TSM). Makalah disampaiakan pada Apresiasi Penerapan Teknologi Pengendalian Lalat Buah. Cisarua, 22-24 April. 2001. Purnama dan Ony. 2011. Pengaruh Tumbuhan Liar di Sekitar Tanaman Belimbing Manis Terhadap populasi Parasitoid Lalat Buah Bactrocera carambolae Drew & Hancock (Diptera: Tephritidae). Suputa, Hidayat P. 2006. Pedoman Pengelolaan lalat Buah. Direktorat Perlindungan Tanaman Hortikultura. Jakarta.

Siwi, S.S., Hidayat P., Suputa. 2006. Taksonomi dan Bioekologi lalat Buah Penting di Indonesia (Diptera: Tepritidae).Http://www.litbang .deptan.go.id. Diakses pada tanggal 20 Mei 2011. Sodiq, M. 2004. Kehidupan Lalat Buah Pada Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura. Bogor. Desmawati, Cahyanti, Khairah Wita, Warastin, Kusttaryati Anik, Medirena, Issusilaningtyas. 2005. Pemanfaatan Tanaman Selasih (Ocium sp) sebagai aktraktan Lalat Buah (Batrocera spp.). Direktorat Perlindungan Tanaman Hortikultura. Jakarta.

White, I.M. and D.L. Hancock. 1997. Computer Aided Biological Identification Key for Indo Australian Dacini Fruit Flies. CAB International. Wellingford – Oxon. UK.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 22 times
Untitled (English) - 74 times