ANALISlS PENDAPATAN PETANI KAKAO DI KELURAHAN TOKASENG KECAMATAN TELLUSIATTINGNGE KABUPATEN BONE

Megawati Idris

Sari


Kakao sebagai komoditas perkebunan andalan Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani kakao yang menerapkan teknologi sambung samping dan petani kakao yang tidak menerapkan teknologi sambung samping, serta mengetahui tambahan keuntungan yang diperoleh petani dengan adanya teknologi sambung samping. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Tokaseng Kecamatan Tellusiattingnge Kabupaten Bone. Penentuan sampel dilakukan secara cluster, dimana jumlah responden sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 orang petani yang menerapkan teknologi sambung samping dan 30 orang petani yang tidak menerapkan teknologi sambung samping. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda dan partial budget. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan variabel yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani yang menerapkan teknologi sambung samping adalah pendidikan, luas lahan, jumlah tanggungan dan intensitas penyuluhan, dan variabel yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani yang tidak menerapkan teknologi sambung samping adalah umur petani, pendidikan dan luas lahan. Hasil analisis partial budget menunjukkan keuntungan tambahan yang diperoleh petani responden dari peralihan dari usahatani kakao tidak menerapkan teknologi sambung samping ke usahatani kakao yang menerapkan teknologi sambung samping sebesar Rp l.652.378,l7 per hektar.
Kata Kunci : Pendapatan, Teknologi Sambung Samping, Kakao

Referensi


Jumriah L., Elly Ishak, Maryati Bilang dan Junaedi Muhidong. 2010. Pemetaan Lemak Dari Biji Kakao (Theobroma cocoa L) di Sulawesi Selatan. Universitas Hasanuddin Makassar.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.