SELEKSI KALUS TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L) TERHADAP BEBERAPA KONSENTRASI NaCl SECARA IN-VITRO

Rahman Hairuddin

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan kalus tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) pada pemberian beberapa konsentrasi NaCl. Dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo. Waktu penelitian berlangsung mulai dari bulan April sampai Juli 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 20 unit percobaan. Adapun perlakuannya yaitu PO = MS + 0ml NaCl (kontrol), P1 = media MS + 10ml NaCl, P2 = media MS + 15ml NaCl, P3 = media MS + 20ml NaCl, P4 = media MS + 25ml NaCl. Hasil penelitian menujukan bahwa pemberian garam NaCl memberikan pengaruh tidak nyata terhadap hari muncul kalus. Semakin tinggi konsentrasi NaCl maka kalus semakin lambat muncul., data hasil hari muncul kalus pada perlakuan P0 (kontrol) memperlihatkan rata-rata kalus yang lebih cepat karena tanpa penambahan NaCl dengan rata-rata 6,50 hari, pada perlakuan P4 (25 ml NaCl) menunjukkan munculnya kalus yang paling lambat dengan nilai 8,25 hari. Sedangkan pada pengamatan bobot kalus yang paling bagus yaitu P0 dengan nilai rata-rata 0,81 gr dan yang paling rendah P3 nilai rata-rata 0,38 gr, untuk tinggi kalus yang paling bagus yaitu P0 dengan nilai rata-rata 0,85 cm dan yang paling rendah P4 nilai rata-rata 0,50 cm.
Kata kunci : Tebu, kalus, Nacl, In-vitro

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Hendaryono, D.P dan A. Wijayani. 1994. Teknik Kultur Jaringan. Yogyakarta: Kanisius.

Julian, 2011. Produksi Gula Jalan Ditempat. http//Agroindonesia.co.id. Diakses 26 Desember 2011.

Katuuk, J. R. P. 1989. Teknik Kultur Jaringan dalam Mikropropagasi Tanaman.Jakarta: Departemen P dan K.

Khan, I.A., and A. Khatri. 2006. Plant Regeneration Via Organogenesis or Somatic Embryogenesis in Sugarcane: Histological Studies. Pak. J. Bot. 38: 631-636.

Mariska, I., dan S. Rahayu. 2011. Pengadaan Bibit Tebu melalui Kultur Jaringan. Jurnal Libang Pertanian Edisi 6-12 Juli 2012 No.3413 Tahun XLI.

Mirzawan, P.D.N dan S. Lamadji. 1997. Perakitan Varietas Tebu Unggul Penyakit Di Indonesia, MPG P3GI, XXXIII (4) : 17-23, Dalam Sekilas Info Tentang Varietas Tebu. 20 september 2010.

M. Syakir, 2010. Budidaya dan pasca panen Tebu, Eska Media, Jakarta.

Pierik, R.L.M. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants. London : Martinus Nijhoff Publisher.

Purnamaningsih, R , 2002 dalam Rahmawati 2015. Regenerasi Tanaman Melalui Embriogenesis Somatik Dan Beberapa Gen Yang Mengendalikannya. Buletin Agro Bio. S (2) : 51-58.

Rasullah, 2013. Respon Pertumbuhan Tunas Kultur Meristem Apikal Tanaman Tebu (Saccharum officinarum) Varietas NXI 1-3 secara in viro pada Media MS dengan Penambahan Arginin dan Glutamin. Jurnal Sains dan Seni Pomits. 2: 2337—3520.

Syahid, S.F. dan Hernani. 2


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.