PEMANFAATAN MULSA ORGANIK SERTA APLIKASI POC DARI LIMBAH RUMPUT LAUT (Gracilaria sp.) DAN URINE SAPI UNTUK PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI VARIETAS WILIS (Glycine Max L.)

Wakifatul Hisani

Sari


ABSTRAK
Kedelai merupakan tanaman palawija yang memiliki arti penting dalam industri pangan dan pakan. Kedelai berperan sebagai sumber protein nabati yang sangat penting dalam rangka peningkatan gizi masyarakat karena aman bagi kesehatan dan murah harganya. Penelitian ini bertujuan Untuk mengkaji pengaruh kombinasi perlakuan pemberian pupuk organik cair dari limbah rumput laut dan urine sapi serta pemberian mulsa jerami padi dengan dosis (ketebalan) yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai varietas Wilis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2016 sampai Juni 2016 di Dusun Kajuara, Desa Awangcenrana, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Petak Perpisah (RPT). Petak utama adalah penggunaan mulsa jerami padi dengan 4 perlakuan yaitu: Tanpa jerami, Mulsa jerami 2 ton/ha, Mulsa jerami 4 ton/ha, dan Mulsa jerami 6 ton/ha. Anak petak adalah pemupukan dengan 4 perlakuan yaitu: tanpa POC, POC Rumput laut, POC urine sapi, dan kombinasi POC rumput laut dengan POC urine sapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara pemberian mulsa jerami padi dan POC dari limbah rumput laut dan urin sapi terjadi interaksi yang nyata terhadap bobot berangkasan, jumlah polong hampa, produksi kedelai/petak, produksi ton.ha-1. kombinasi antara pemberian mulsa jerami padi dan pemberian POC dari limbah rumput laut dan urin sapi menunjukkan respon terbaik karena mampu menghasilkan produksi (2,6 ton/ha) yang lebih tinggi dari kemampuan potensi hasilnya (1,6 ton.ha).

Kata kunci: kedelai, mulsa jerami, poc rumput laut, urine sapi

Teks Lengkap:

Untitled (English)

Referensi


Adisarwanto, dan Wudianto, R,. 2012. Meningkatkan Hasil Panen Kedelai. Penebar Swadaya. Jakarta.

Basmal, J., Wahyu, R., Melanie. S., dan Peranginangin, R. 2009. Penelitian pembuatan pupuk organic dari kombinasi rumput laut dengan limbah krustasea. Laporan Hasil Penelitian Hibah DIKNAS 2009.

Bilalis, D., N. Sidiras, G. Economou And C. Vakali. 2002. Effect Of Different Levels Of Wheat Straw Siol Surface Coverage On Weed Flora In Vicia Faba Crops. J. Agron. Crop Sci. 189: 233-241.

Dharmayanti N K S., Supadma N, Arthagama D M. 2013. Pengaruh Pemberian Biourine dan Dosis Pupuk Anorganik (N,P,K) Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah Pegok dan Hasil Tanaman Bayam (Amaranthus sp.). Fakultas Pertanian, Universitas Udayana.

Gardner. F.P, R. B. Pearce and R. L. Mitchell, (1991). Physiology of crop plant (Fisiologi Tanaman Budidaya. sAlih Bahasa Oleh Susilo). UI press, Jakarta.

Lakhsmi S, P Sundaramoorthy. 2010. Response of vigna unguiculata on liquid seaweed fertilizer International Journal of Current Research 2:39-42.

Meirina, T. 2006. Ukuran Stomata Daun Kedelai (Glycine max (L.) Merril) pada Pagi, Siang dan Sore Hari. Laporan Kerja Praktek. Universitas Diponegoro, Semarang.

Mulyatri, 2003. Peranan Pengolahan Tanah Dan Bahan Organic Terhadap Konservasi Tanah Dan Air. Pros. Sem. Nas. Hasil-Hasil Penelitian Dan Pengkajian Teknologi Spesifik Lokasi.

Nasir, M. 2002. Bioteknologi Molekuler Teknik Rekayasa Genetika Tanaman. Citra

Priangga R., Suwarno dan Hidayat N. 2013. Pengaruh Level Pupuk Organik Cair Terhadap Produksi Bahan Kering Dan Imbangan Daun-Batang Rumput Gajah Defoliasi Keempat. Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Pringgohandoko, B. dan O.S. Padmini 1999. Pengaruh Rhizo-plus dan Pemberian Cekaman Air Selama Stadia Reproduksi terhadap Hasil dan Kualitas Biji Kedelai. Agrivet. Vol 1.

Taufiq, T.M.M. dan I. Novo. 2004. Kedelai, Kacang Hijau dan Kacang Panjang.

Widyasari, L., T. Sumarni Dan Ariffin. 2011. Pengaruh System Olah Tanah Dan Mulsa Jerami Padi Pada Pertumbuhan Tanaman Kedelai. FPUB. Malang.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.