RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP LIMBAH PADAT DAN LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT SERTA AMPAS SAGU

Rahman Hairuddin, Nur Rahmah

Sari


Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan bahan lokal yang mampu meningkatkan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.) dan bersifat organik, mengetahui renspon pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah dengan berbagai dosis limbah padat kelapa sawit dan limbah cair kelapa sawit serta ampas sagu pada pertumbuhan serta hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan To, Bulung, Kecamatan Bara, Kota Palopo pada bulan Maret-Juni 2016. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga jumlah ulangan terdapat 21 unit percobaan. P1 = Tanpa perlakuan (Kontrol), P2 = Dosis KS1 = 100 gr + KS2 = 100 ml dan ASC = 100 gr, P3 = Dosis KS1 = 200 gr + KS2 = 200 ml dan ASC = 200 gr, P4 = Dosis KS1 = 300 gr + KS2 = 300 ml dan ASC = 300 gr, P5 = Dosis KS1 = 400 gr + KS2 = 400 ml dan ASC = 400 gr, P6 = Dosis KS1 = 500 gr + KS2 = 500 ml dan ASC = 500 gr, P7 = Dosis KS1 = 600 gr + KS2 = 600 ml dan ASC = 600 gr. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk karakter pertumbuhan tanaman merah perlakuan P1 memberikan pertumbuhan rata-rata tinggi tanaman, jumlah anakan dan jumlah umbi terbaik yaitu 19.35 cm, 4.92 anakan, dan 6,43 buah. Sedangkan untuk karakter produksi perlakuan P6 memberikan rata-rata jumlah daun dan bobot umbi yang terbaik yaitu 5.10 helai dan 43.94 gr.


Kata Kunci: bawang merah, limbah cair kelapa sawit, limbah padat kelapa sawit, ampas sagu

Teks Lengkap:

Untitled (English)

Referensi


AAK. 2004. Pedoman Bertanam Bawang, Kanisius, Yogyakarta.

Ashari, S., 1995. Hortikultura Aspek Budidaya. UI-Press, Jakarta.

BPPT, 2003, Teknologi Pengolahan Limbah Tahu-Tempe Dengan Proses Biofilter Anaerob dan Aerob, http://www.enviro.bppt.go.id/~Kel-1/

Buckman, H.O dan N.C. Brady. 1969. The nature and properties of soils. Diterjemahkan oleh Soegiman (1982). Penerbit Bhratara Karya Aksara. Jakarta.

Damayanti L. dan Kalaba Y., 2004. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan pendapatan usahatani bawang merah di Desa Labuan Toposo Kec. Labuan, Kab. Donggala. J. Agrisains 5 (3 ), Desember 2004.

Deptan. 2006. Distribusi Tertutup Berhasil Meneken Penyelewengan Pupuk Bersubsidi.. Diakses 23 Februari 2006

Deptan. 2007. Prospek Dan Arah Pengembangan Agribisnis Bawang Merah. Departemen Pertanian. Bogor. htpp://www.litbang.deptan.go.id [10 Juli 2010].

Hardjowigeno, S. 2003. Ilmu Tanah. Akademika Presindo. Jakarta.

Hidayat, A., R. Rosliani , N. Sumarni, T.K. Moekasan, E. S. Suryaningsih dan S.Putusambagi. 2004. Pengaruh varietas dan paket pemupukan terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Lap. Hasil Penel. Balitsa-Lembang.

IOPRI [Indonesian Oil Palm Reasearch Institute]. 2002. Biopolymer and Selected Speciality Chemicals Base on Oil Palm Feedstock. Medan: Indonesian Oil Palm Reasearch Institute.

Mulyani Sumantri., dkk. 2007. Strategi Belajar Mengajar. Depdikbud Dirjen Pendidikan Tinggi.

Rahayu, E, dan Berlian,N. V. A, 1999. Bawang Merah. Penebar swadaya, Jakarta, Hlm4.

Rahmat Rukmana.1995. Temulawak: Tanaman Rempah dan Obat. Jakarta: Kanisius. Halaman: 15.

Rao ,Subba, N.S (1994), Mikroorganisme Tanah dan Pertumbuhan, UI Press, Jakarta.

Semangun H. 2000. Penyakit-penyakit Tanaman Hortikultura di Indonesia. Gajah Mada Univ Pr

Suhardi, 1996. Relationship between Mycorrhiza, Imperata cylindrica and Growth of Shorea Species. Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Sunarjono, H. dan P. Soedomo. 1989. Budidaya bawang merah (A. ascalonicum L.). Penerbit Sinar Baru Bandung.

Sutanto. R, 2002. Penerapan Pertanian Organik, Penerbit Kanisius

Wibowo, 2007. Budidaya Bawang Putih, Bawang Merah, Bawang Bombay. Penebar Swadaya, Jakarta. Hlm. 179.

Hakim, N., My. Nyakpa., A.M. Lubis S.G. Nugroho., M.R. Saul., M.A. Daha. G.B. Hong dan H.H. Bailey. 1986 Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Penerbit Universitas Lampung

Loebis. B dan P.L. Tobing. Potensi Pemanfaatan Limbah Pabrik Kelapa Sawit. Buletin Perkebunan. Pusat Penelitian Perkebunan Kelapa Sawit. Medan. 20(1): 49-56.

Sutiyoso, Y. 2008. Meramu Pupuk Hidroponik. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rosmarkam, A. dan Yuwono, N. W. 2007. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanius. Yogyakarta.

Zaimah F, Erma P. 2012. Uji penggunaan kompos limbah sagu terhadap pertumbuhan tanaman Strawberry (Fragaria vesca L.) di Desa Plajan Kab. Jepara. Buletin anatomi dan fisiologi. Vol XX (1).

Hakim, N; M.Y. Nyakpa, A.M Lubis; S.G Hugroho; M.R Saul; M.Diha; H.H

Bailey., 1986. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung. Lampung.

Supriyanto, 2001. Bertanam Jagung. Penebar Swadaya. Jakarta.

Darmawati JS, Nursamsi, Abdul RS. 2014. Pengaruh pemberian limbah padat (Sludge) kelapa sawit dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata). Agrinum ISSN 0852-1077. Vol 19 (1).

Balai penelitian dan teknoloi pertanian. 2016. Laporan analisis pupuk cair kelpasa sawit dan sagu serta pupuk padat kelapa sawit. Ministry of agriculture agency for agricultural research and development laboratory of assesment institute for agriculture technology south selawesi.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.