VALUASI EKONOMI EKOSISTEM MANGROVE DI DESA BAROWA KECAMATAN BUA KABUPATEN LUWU

Dharma Fidyansari, Sri Hastuty

Sari


ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis valuasi ekonomi ekosistem mangrove di Desa Barowa Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Barowa Kecamatan Bua Kabupaten Luwu yang berlangsung Bulan Februari sampai dengan April 2016. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Pengukuran Variabel yang digunakan untuk analisis nilai manfaat ekonomi ekosistem mangrove yang mengacu pada Adrianto (2006) yaitu: (1) Nilai manfaat langsung, yaitu: potensi kayu (kayu bangunan dan kayu bakar) dan penangkapan ikan; (2) Nilai manfaat tidak langsung yaitu pemecah ombak (break water) (Rp/tahun); (3). Nilai manfaat pilihan: nilai Biodiversity (Rp/tahun); (4). Biaya yaitu biaya yang dikeluarkan oleh pemanfaat hutan mangrove untuk mendapatkan komoditi dari hutan mangrove (Rp/tahun). Hasil penelitian yaitu Nilai ekonomi total manfaat langsung ekosistem mangrove meliputi nilai ekonomi kayu sebesar Rp1.325.000/Tahun, nilai ekonomi ikan sebesar Rp63.000.000/Tahun. Dengan Total nilai manfaat langsung ekosistem mangrove sebesar Rp64.325.000,-/Tahun. Manfaat tidak langsung hutan mangrove merupakan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat Desa Barowa Kecamatan Bua secara tidak langsung. Manfaat hutan mangrove sebagai penahan abrasi tidak dapat dihitung secara lansung karena tidak memiliki nilai harga pasar, berdasarkan hasil valuasi apabila diadakan pembuatan bangunan pemecah ombak dengan ukuran yang ditetapkan maka akan membutuhkan biaya sebesar Rp2.784.931.510,-. Sehingga dengan asumsi daya tahan bangunan penahan ombak selama 10 tahun maka nilai manfaat langsung hutan mangrove sebagai penahan abrasi setiap tahun sebesar Rp2.784.931.510,-/tahun.

Kata kunci: Valuasi Ekonomi, Mangrove

Teks Lengkap:

Untitled (English)

Referensi


Adrianto, L. (2006). Pengenalan Konsep dan Metodologi Valuasi Ekonomi Sumberdaya Pesisir dan Laut Sinopsis. PKSPL. Bogor: IPB Bogor.

Bengen, D.G., 2002. Ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir dan Laut sertaPrinsip Pengelolaannya. Sinopsis. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. IPB.

Fauzi, A. 2000. Persepsi Terhdap Nilai Ekonomi Sumberdaya. Pusat kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB – Proyek Pesisir Coastal Resources Center University of Rhode Island.

Fauzi A dan Anna, S. 2005. Pemodelan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan untuk Analisis Kebijakan. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Rahardjo, 2006, Pembangunan Kelautan dan Kewilayahan, Graha. Ilmu, Yogyakarta

Ruitenbeek, H. J., 1991. Mangrove Management : An Economic Analysis of Management Option with a Focus on Bintuni Bay, Irian Jaya. Environmental management Development in Indonesia (EMD) Project. EMDI Environmental. Reports No. 8., Jakarta.

Tuwo,Ambo. 2011. Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut (Pendekatan Ekologi, Sosial Ekonomi, Kelembagaan dan Sarana Wilayah). Brilian Internasional. Surabaya.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.