KUALITAS MIKROBIOLOGIS DANGKE YANG DIBUAT PADA BERBAGAI LEVEL EKSTRAK GETAH PEPAYA DAN SUHU PEMANASAN

Muhammad Irfan

Sari


Dangke adalah produk semacam keju tanpa pemeraman, dan tidak dikoagulasi dengan rennet
melainkan dengan papain (getah buah pepaya). Penelitian ini bertujuan untuk melihat kualitas
mikrobiologis dangke yang dibuat pada berbagai level geah pepaya kering dan suhu pemanasan.
Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola
factorial 3 x 8 dengan 3 kali ulangan. faktor A adalah suhu pemanasan (65C, 70C, 75C, 80C, 85C,
90C, 95C, 100C) dan faktor B adalah konsentrasi getah pepaya kering (0,3%, 0,4% dan 0,5%). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa dangke yang dibuat pada berbagai level getah pepaya kering dan suhu
pemanasan memiliki kandugan bakteri asam laktat dengan karakterisasi pengujian morfologi dengan hasil
bentuk bulat, warna putih dan putih kekuningan, permukaan cembung, pewrnaan gram positif (bentuk
batang dan bulat dengan warna ungu). Pada identifikasi bakteri Listeria monocytogenes diperoleh
morfologi dengan bentuk bulat, warna (putih, kuning, coklat dan hitam), pewarnaan gram positif (batang,
ungu), pada pengujian biokimia tidak ada sampel yang positif Listeria monocytogenesdari dangke yang
dibuat dengan berbagai level getah pepaya kering dan suhu pemanasan. Disimpulkan bahwa dangke
mengandung bakteri asam laktat dan tidak mengandung Listeria monocytogenes pada berbagai perlakuan.
Kata kunci : dangke, bakteri asam laktat (BAL), Listeria monocytogenes.

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Abdel gadir K.K., Srivastava & ReddyP.G.(2009). Detection ofListeriamonocytogenes in ready-to-eat meat products. Am. J. Anim. Vet. Sci. 4(4): 101 – 107.

Buchanan R.L.(1990). Kemajuan dalam metode budaya untuk deteksi dari Listeria monocytogenes .Dalam: Miller, AJ, Smith, JL, Somkuti,GA (Eds.), Bawaan makanan Listeriosis. ElsevierScience Publishers, New York, hlm. 85-96

Ernawati.(2010). Isolasi dan identifikasi bakteri asam laktat Pada susu kambing segar (skripsi).Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang.

Farber J.M.,& Peterkin P.I.(1991). Listeria monocytogenes , patogen makanan ditanggung. Microbiol Rev 55,476-511.

Fraser J.A., &Sperber W.H., (1988). Cepat deteksi Listeria spp. dalam makanan dan sampel lingkungan dengan esculin hidrolisis. J Makanan Prot 51, 762-765.

Gasperz V. (1994). Metode Perancangan Percobaan. CV. Armico, Bandung

Gyles, C. L., J. F. Prescott, G. Songer & C. O. Thoen, 2010. Pathogenesis of bacterial infections in animals, 4th edn, Ames, Wiley-Blackwell.

Liu, D., 2006. Identification, subtyping and virulence determination of Listeria mono-cytogenes, an important foodborne pathogen. Journal of Medical Microbiology, 55, 645–659.

Hitchins A.D.,& Duvall R.E. (2000).Kelayakan didefinisikan Metode mikroflora tantanganuntuk mengevaluasi efektivitas bawaan makanan Listeria monocytogenes pengkayaan selektif. Journal of Food perlindungantion63, 1064-1070.

Hitchins A.D.(2003). Deteksi dan penghitungan Listeria monocytogenes dalam makanan. US Food and Drug Administrasi bakteriologis Analytical Manual. Bab 10 [on line]. Tersedia dalam http: //www.cfsan. fda.gov/ebam/bam-10.html [1 Februari 2006].

Holdeman L.U.,&Gato E.P. (1977). Anaerob Laboratory Manual. Virginia : Virginia Polytechnic Institute and State University

Marzoeki A. (1978).Penulisan Peningkatan Mutu Dangke. Departemen Perindustrian. Balai Penulisan Kimia, Ujung Pandang.

Palumbo S.A. (1991).Peninjauan metode untuk deteksi psychrotrophic bawaan makanan-patogen Listeria monocytogenes dan Aeromonas hydrophila. Journal of Keamanan Pangan11, 105-122.

Ryser E.T., &Marth E.H.(2004). Listeria , listeriosis dan makanansafety.Third Edition. Marcel Dekker Inc., New York, Amerika Serikat.

Sari YNM, Syukur S dan Jamsari. 2013. Isolasi, Karakterisasi dan Identifikasi DNA BakteriAsamLaktat (BAL) yang Berpotensi sebagai Anti mikroba dari Fermentasi Markisa Kuning (Passiflora edulis var. flavicarpa). Jurnal Kimia Unand 2 (2) : 81-91

Shivas, R dan D. Beasley. 2005. Pengelolaan Koleksi Patogen Tanaman. Diterjemahkan oleh Kramadibrata,K., N. Wulijarni dan M. Machmud. Queensland Department of Primary Industries and Fisheries, Australia. Hal. 57.

Stamer, J.R. 1979. The Lactic Acid Bacteria. Microbes of


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 4 times
Tidak berjudul - 47 times