Membangun Budaya Akademik Berdasarkan Nllai­ Nilai Kebenaran Ilmiah dan Objektivitas

Ma'rufi Ma'rufi

Sari


Perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tempat pembinaan masyarakat ilmiah yang mencintai ilmu dan memiliki cita-cita luhur, tempat membina kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan pelaksanaan penelitian untuk meningkatkan mutu kehidupan masyarakat. Budaya akademik adalah cara hidup dari masyarakat ilmiah yang beranekaragam, majemuk, multikultural yang bemaung dalam sebuah institusi yang mendasarkan diri pada nilai-nilai kebenaran ilmiah dan objektivitas. Budaya akademik hendaknya dibangun berdasarkan prinsip kebebasan berpikir, berpendapat dan mimbar akademik yang dinamis, terbuka serta ilmiah.
Budaya akademik merupakan budaya yang bersifat universal dan hanya ada pada perguruan tinggi. Artinya budaya tersebut dimiliki oleh setiap orang.yang melibatkan dirinya dalam aktivitas akademik dalam perguruan tinggi.

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Bartol, K.M., & M~ D.C., (1991), Management, New York: McGraw Hill, Inc.

Cheng, Y.C. 1993h. Profiles of organisational culture and effective schools. School Effectiveness and School Improvement An International Journal of Research, Policy and Practice, 4, 2, pp.

-110.

Cheng, Y.C. and Ng. K.H. 1991a. School organisational change: Theory, strategy, and technology. Educational Journal, 19,2, pp. 133-44.

Glass, N.M., (1991), Pro-active Management: How to Improve Your Management Performance. East Brunswick, NJ: Nichols Publishing.

Hanafiah, M JusuJ, dkk, 1994. Pengelolaan Mum Total Pendidikan

Tinggj, Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri

Nasution, MN, 2000. Manajemen Mutu Terpadu, Ghalia Indonesia, Jakarta

Winkel. 1996. Psikologi Pengajaran. Grasindo. Jakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 82 times
Tidak berjudul - 0 times