ANALISIS PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM GEMPA BUMI DI KABUPATEN LUWU TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE GUETEBERT RICHTER

Devi Sulastri, Fitri Jusmi

Abstract


Penelitian ini menggunakan metode Guetebert Richter tujuannya untuk mengetahui
nilai percepatan tanah maksimum dan intensitas gempa bumi di wilayah Kabupaten
Luwu Timur. Data gempa yang telah diperoleh dari tahun 2011-2016 diolah
dengan menggunakan Software Art View untuk mendapatkan nilai percepatan
tanah maksimum dan nilai intensitas gempa bumi di daerah Kabupaten Luwu Timur.
Hasil dari pengolahan tersebut didapatkan nilai peercepatan tanah maksimum
adalah 4.9 gal dengan intensitas maksimum adalah 6.6 MMI. Menurut skala
intensitas gempa bumi BMKG, tergolong pada skala II dan menurut skala Mercally
Modified Mercalli Intensity (MMI) dan skala intensita gempa bumi BMKG
di Indonesia berada di skala II-V MMI. Termasuk ke dalam daerah yanag
mempunyai tingkat resiko yang dirasakan.
Kata kunci: metode guetebert richter, gempa bumi.

Full Text:

Untitled

References


Ahmad, W. 1977. Geology along the

Matano Fault Zone East Sulawesi,

Indonesia. Regional Conference

on the Geology and

Mineral resources of South

East Asia. Jakarta.

Abdullah, Chalid Idham. Sapiie, Benyamin,

Magetsari, Noer Aziz.

Harsolumakso, Agus Handoyo.

Geologi Fisik. Penerbit

ITB. Bandung.

Natawidjaja. D. H, 2005. Menyimak

Gempabumi Dan Tsunami

Aceh 26 Desember 2004 Untuk Rekontruksi Aceh dan Mitigasi

Bencana Di Sumatera Dan

Daerah Lainya. Makalah Potensi

Gempa Dan Tsunami.

IAGI. Bandung.

Sulaiman. C. L, dan Triyoso. 2008.

Karakterisasi Sumber Gempa

Yogyakarta 2006 Berdasarkan

Data GPS. Jurnal Geologi

Indonesia, Vol.3

No.2:49-56

Susanto. Agus. 2011. Analisis percepatan

tanah maksimum

berdasarkan data gempa

bumi di daerah istimewa

Yogyakarta. Skripsi. Fakultas

Matematika Dan Ilmu Pengetahuan

Alam Universitas

Negeri Semarang. Semarang.

Subardjo. 2008. Parameter gempa

bumi. Materi diklat teknis.

BMKG. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Article Metrics

Abstract view : 50 times
Untitled - 201 times