PENGARUH KADMIUM TERHADAP KANDUNGAN KARBOHIDRAT PADA KERANG AIR TAWAR (Elongaria orientalis Lea, 1840)

Akhmad Syakur

Abstract


Kadmium merupakan salah satu logam berat yang banyak ditemukan di lingkungan perairan, memiliki waktu paruh yang lama dan bersifat toksik. Di perairan, logam tersebut dapat terserap oleh organisme akuatik melalui organ pernapasan dan organ pencernaan. Kadmium yang masuk ke dalam tubuh dapat mempengaruhi kandungan karbohidrat. Karbohidrat merupakan salah satu sumber nutrien yang sangat dibutuhkan dalam proses metabolisme dalam tubuh kerang. Karbohidrat, protein, dan kalsium dibutuhkan untuk pembentukan cangkang kerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadmium terhadap kandungan karbohidrat pada kerang air tawar Elongaria orientalis. Kerang dipelihara dalam akuarium dengan exposure Cd selama 24 hari dan depurasi sampai hari ke-36. Pengambilan sampel kerang berupa insang dan ginjal dilakukan pada hari ke-0, 1, 6, 12, 18, 24, 30, dan 36. Kandungan karbohidrat ditentukan dengan Microplate Reader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi karbohidrat pada organ (insang, ginjal, mantel dan kelenjar pencernaan) kerang mengalami penurunan selama masa pemaparan. Namun pada masa depurasi, konsentrasi karbohidrat mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi kadmium menyebabkan gangguan yang terjadi bersifat reversible.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Article Metrics

Abstract view : 33 times
PDF - 27 times